"Saya pusing menghadapi kalian. Lebih baik ditutup seperti permintaan kalian. Nanti ada karyawan diberhentikan, langsung demo. Minta kerja lagi, trus saya terima. Saya enggak bisa. Lebih baik tutup," katanya ketika bertemu dengan perwakilan SBSI, Kamis (7/1/2015).
Ia menuturkan bahwa tuntutan-tuntutan yang disampaikan oleh karyawanya sudah dia lakukan.
"Masalah jam kerja, mereka itu ada istirahat tiga jam sehari. Makan minum disini bebas. Kalau saya hitung, itu sangat besar. Kalau di tempat lain, mana bisa?" katanya.
Ayong juga menyampaikan kepada Perwakilan SBSI supaya mencarikan pekerjaan baru bagi karyawan mereka yang masih bekerja saat ini.
"Kalian suruh kami tutup, kami akan tutup. Tapi sekarang kalian cari pekerjaan buat karyawan yang bekerja saat ini," ujarnya.




