Gaji yang diberikan pemerintah itu sangat jauh dari layak untuk hidup di sana. Untuk menghemat biaya hidup, dr. Marcella makan indomie setiap hari. Di siang hari, dokter cantik ini bekerja sebagai dokter seperti biasa. Namun, untuk membayar biaya tempat tinggal dan transportasi, dr. Marcella rela bekerja sampingan pada malam harinya di beberapa hotel dan gedung perkawinan yang berada di ibukota Manado yang jaraknya 63 km dari desa tempatnya bekerja. Selain perjalanan jauh, dokter ini juga harus melewati hutan dan banyak jurang.
Berikut ini surat terbuka yang dikirimkan oleh dr. Marcella untuk pemerintah agar menghargai perjuangan dokter yang rela mengabdi di daerah terpencil:
perkenalkan saya dr. Marcella , internsip di desa Teep Amurang, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Tolong dibantu tanyakan kenaikan bantuan hidup dasar Rp 2.5 juta itu. Biaya hidup di Indonesia Timur lebih mahal dibandingkan di Jawa. Di sini nasi warteg harganya 20ribu. Kalau di jawa 10ribu saja sudah lengkap lauk dan kenyang. Supaya irit, saya sering makan indomie. Kan harus bayar tempat tinggal (kost) dan transport juga supaya semua cukup. Untuk survive, saya terpaksa kerja sampingan ngamen di hotel dan gedung perkawinan di ibukota Manado yang jaraknya 63 KM (2 jam perjalanan) dari desa Teep Amurang melewati hutan-hutan dan jurang.
Sungguh mulia pengabdian para dokter muda ini. Mari kita bagikan kisah perjuangan dokter cantik ini agar pemerintah lebih menghargai perjuangan mereka sehingga para dokter ini bisa hidup dengan layak saat mengabdi di daerah terpencil.
Zonabioskop.com hadir dengan Nonton Bioskop Online SUBTITLE Indonesia dan juga Download Secara Gratis yukkk Langsung saja klik 2xa
BERITA CINTA | FILM CINTA | ZODIAK CINTA | CERITA CINTA | DUNIA CINTA | CINTA ROMANTIS | FILM ROMANTIS di www.nontoncinta.com




