• Latest News

    Rabu, 22 Juni 2016

    Mayat Wanita Itu Dibongkar dari Kubur dan Disimpan Lalu Ritual


    Nontoncinta.com - Kepolisian Resor Temanggung, Jawa Tengah, masih berupaya mengungkap motif di balik perbuatan Supriyanto (47) membongkar makam dan menyimpan mayat ibu kandungnya sendiri.

    Kepala Polres Temanggung Ajun Komisaris Besar Polisi Wahyu Wim Hardjanto mengungkapkan, dari pengakuan Supriyanto, pembongkaran itu dilakukan karena ia bahwa berkeyakinan ibunya, Parimah (70), bisa hidup kembali.
    Pria itu membongkar makam bersama enam teman-temannya setelah 40 hari kematian Parimah, yang meninggal pada 14 April 2016.

    Jenazah Parimah kemudian disimpan di kamar Supriyanto selama sebulan.
    Wahyu mengatakan, ada dugaan bahwa warga warga Dusun Ngrancang, Desa Bojonegoro, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, itu menganut aliran tertentu.
    "Menurut informasi, Supriyanto dan teman-temannya ini biasa menggelar ritual tertentu di rumah Supriyanto tiap Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon," kata Wahyu, Selasa (21/6/2016).

    Wahyu masih belum mengetahui kepercayaan apa yang dianut Supriyanto itu. Dalam waktu dekat, polisi akan memeriksa kondisi kejiwaan Supriyanto dan teman-temannya dengan melibatkan tim psikiater dan dokter spesialis penyakit jiwa.

    "Atas perbuatanya itu, para pelaku dikenai Pasal 180 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal satu tahun empat bulan kurungan penjara," kata Wahyu.
    Supranatural
    Kepala Desa Bojonegoro Siyono mengatakan, sejauh ini warga mengenal Supriyanto sebagai ahli supranutural. Dia kerap menggelar ritual-ritual yang dinilai aneh oleh warga, setiap Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon.

    Supriyanto juga termasuk orang tertutup dan jarang bergaul dengan warga sekitarnya.
    "Kalau keluar rumah suka malam hari. Dulu tamunya banyak sekali, namun belakangan sudah mulai sepi, paling beberapa temannya yang ikut ritual. Saya sendiri tidak paham ritual apa itu," kata Siyono.
    Seorang teman Supriyanto, Iswanto (50), mengaku bersedia membantu membongkar makam ibu Supriyanto karena faktor pertemanan.
    Ia mengaku dekat dengan pria itu layaknya saudara. Ia juga menyebut dirinya sebagai "jemaah" Supriyanto.

    Saya bantu dia karena solidaritas teman, apalagi saya juga termasuk kelompok jemaah bersama Supriyanto. Kita rutin menggelar perkumpulan dengan ritual di rumahnya," kata Iswanto tanpa merinci ritual tersebut.

    Perbuatan Supriyanto diketahui oleh warga pada Selasa (21/6/2016) pukul 00.00 WIB. Warga kemudian melaporkannya ke Polsek Kedu, Kabupaten Temanggung.
    Kini SUpriyanto dan dua dari enam temannya yang diduga terlibat dalam pembongkaran itu telah diamankan aparat Polsek Kedu guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
    Wangsit dan mimpi

    Sebelumnya diberitakan Supriyanto (47), warga Dusun Ngrancang, Desa Bojonegoro, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, nekat membongkar makam ibunya.
    Mayat sang ibu yang bernama Parimah (70) itu kemudian disimpan di kamarnya. Informasi yang dihimpun, Parimah meninggal dunia pada 14 April 2016 lalu dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.

    Namun, genap pada hari ke-40 kematian Parimah, Supriyanto membongkar makam ibu kandungnya itu. Perbuatan Supriyanto terbongkar oleh warga setelah sebulan kemudian atau tepat pada Selasa (21/6/2016) pukul 00.00 WIB.

    Sontak perbuatan pria ini menggegerkan warga sekitarnya. Warga kemudian melaporkan Supriyanto kepada aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Kedu, Kabupaten Temanggung.
    Kepala Polsek Kedu, AKP Sri Haryono, menjelaskan dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa Supriyanto membongkar makam sang ibu dibantu oleh enam temannya pada 24 Mei 2016 malam.
    Jenazah ibunya yang berhasil diangkat itu kemudian disimpan oleh Supriyanto di dalam kamarnya. Ia menaruh wangi-wangian pada jenazah Parimah dan di sekitar kamar rumahnya untuk menghilangkan bau yang menyengat.
    "Kami sudah amankan Supriyanto beserta kedua temannya yang diduga terlibat penggalian makam Parimah. Hal ini guna penyelidikan lebih lanjut," kata Sri di Mapolsek Kedu, Selasa (21/6/2016).
    Sri menjelaskan, dua dari enam orang teman Supriyanto yang diduga ikut membantu pembongkaran makam Parimah adalah Iswanto (50) asal Dusun Janggar, Desa Kedungsari dan Prayit (67) dari Dusun Kabunan, Desa Bandunggede.
    Sebagai barang bukti perbuatan Supriyanto, pihaknya juga telah mengamankan dua buah cangkul yang diduga untuk menggali makam.
    Sementara itu, Supriyanto mengakui, sebelum membongkar makam ia telah mendapat wangsit atau "pesan" yang memintanya untuk mengambil mayat sang ibu dari dalam makam. Dari pesan itu, kata Supriyanto, ia yakin mayat ibunya yang diambil dari makam bisa hidup kembali.

    Zonabioskop.com hadir dengan Nonton Bioskop Online SUBTITLE Indonesia dan juga Download Secara Gratis yukkk Langsung saja klik 2xa

    BERITA CINTA |  FILM CINTA |  ZODIAK CINTA | CERITA CINTA | DUNIA CINTA | CINTA ROMANTIS | FILM ROMANTIS  di www.nontoncinta.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments
    Item Reviewed: Mayat Wanita Itu Dibongkar dari Kubur dan Disimpan Lalu Ritual Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top