Rumah sederhana di RT 3 RW 1, Dusun Bulu, Desa Bulutengger, Kec.Sekaran, Lamongan, Jawa Timur dijadikan tempat untuk usaha tambal ban. Setiap harinya pasangan Sukadi (70) dan Ruminem (74) ini membuka usaha tambal bannya dari pukul 06.00 – 17.00 wib.

Berikut penuturan dari Ruminem,
“Selama kami masih diberi kekuatan oleh Allah dalam mencari rezeki ini. lebih baik kami bekerja seperti ini karena kami tidak mau menjadi pengemis. Lebih baik berkeringat daripada menggantungkan belas kasih dari orang lain. Dan setiap hari kami buka dari jam 6 pagi sampai jam 5 sore. Rata-rata setiap hari bisa dapat 40 ribu- 50 ribu. Meski penghasilan yang kami dapatkan tidak besar, tapi kami tetap bersyukur. Dan untuk menjalankan usaha ini kami berdua saling berbagi tugas. Kalau untuk memperbaiki sepeda biasanya bapak yang memperbaiki tapi kalo yang ringan seperti menambal ban, saya yang lakukan. Dulu bapak sempat melarang saya untuk menambal ban. Namun setelah saya menjelaskan kepada bapak, dia baru mengijinkan saya. Saya bilang bahwa ini adalah pekerjaan yang halal dan saya mampu untuk mengerjakannya. Dan terlebih lagi bahwa pekerjaan ini lebih mulia daripada harus mengemis.”
Semoga saja kisah dari pasangan lansia ini bisa menginspirasi kita semua agar selalu berusaha bekerja dengan keras daripada hanya mengandalkan tangan yang menengadah di pinggiran jalan.
ZONABIOSKOP.COM Situs Film Bioskop Online dan GRATIS Download klik 2x.




