Karena terlalu memanjakan si buah hati, anak yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP 5 Yk ini diberikan sebuah motor Ninja 250 Fi oleh orang tuanya. Dan akkhirnya terjadi sebuah kecelakaan hebat di Jl. Kaliurang Km 11,6 pas di depan pom bensin dimana motor moge yang dikendarai oleh Dofan ini terbelah menjadi 2 bagian, dan akhirnya meninggal. Sementara korban lain yang ditabrak bernama Fanni, Mahasiswa Magister Psikologi UII langsung meninggal di tempat.
Berikut keterangan dari Muhammad Nashiruddin Hasan pada laman Facebooknya,
“Innalillahi wa inna ‘ilaihi raji’un
Setelah koma 4 hari, rider ninja 250 Fi, dek Dofan yang masih kelas 3 di SMP 5 YK (yang motor ninjanya terbelah dua) akhirnya tadi pagi meninggal dunia. Kalau mbak Fanni, mahasiswa magister psikologi UII yang ditabrak meninggal seketika pas ketabrak.
Kata muridku, temannya Dofan, dia mau pesta ulang tahun di Kaliurang, Yogyakarta, bareng teman-temannya. Niatnya mau seneng-seneng, malah berubah tragis.”
Sedangkan berdasarkan keterangan dari kang Aris adalah sebagai berikut,
“kejadian ini sendiri sangat cepat. Bermulai ketika Ninja digeber sangat kencang padahal disekitar lokasi merupakan lalu lalang kendaraan yang keluar masuk SPBU. Entah gimana ceritanya….tiba-tiba suara benturan dahsyat membuat semua orang terhenyak. Kecelakan ninja 250 dengan motor. Total 3 motor. Motor 250 e banter (kenceng). Ngeri tennann iki suekk suekk tenann (sobek bener)…”
Oleh sebab itulah ketika kita memang memiliki materi yang cukup untuk diberikan kepada sang anak, tapi alangkah bijaknya jika diberikan sesuai dengan kapasitas si anak. Kalo sudah begini siapa coba yang mau disalahkan?
Bagaimana Menurut Kalian?




