Alhasil, akun resmi BMKG cukup banyak mendapat pertanyaan mengenai isu tersebut. Seperti yang ditulis oleh akun @aghnilma, "@infoBMKG dapet info dari sebelah kalo mau ada gempa susulan jam 01.30 dengan kekuatan 8,2 RS. Bener ga sih?😥. Ada pula akun @intan_giri69 yang menanyakan kepada BMKG sebagai berikut, "@infoBMKG prediksi gempa susulan jam 01.30 sbesar skala 8,2 benarkah info ini?"
Menanggapi hal ini, akun resmi BMKG memohon masyarakat untuk berhati-hati pada isu yang mengatasnamakan BMKG. Selain itu, BMKG juga mengharapkan masyarakat untuk tidak mempercayai isu akan terjadi gempa lebih besar. Selengkapnya, berikut jawaban dari BMKG pada akun resminya @infoBMKG:
@aghnilma Harap tidak mempercayai isu akan terjadi gempa lebih besar. Belum ada teknologi mampu memprediksi gempa akan terjadi secara tepat.
@intan_giri59 gempa susulan bisa terjadi, namun kekuatannya relatif lebih kecil. Mohon berhati2 terhadap isu mengatasnamakan BMKG.
Sementara itu, berdasarkan hasil laporan lengkap BMKG dengan tertanda dari Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, dijelaskan bahwa berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga pukul 23.00 WIB baru terjadi satu kali aktivitas gempabumi susulan dengan kekuatan M=4,3. BMKG menimpali dengan menghimbau warga masyarakat pesisir pantai selatan Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Lombok agar tetap tenang, karena gempabumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami




