Jian Feng bersikeras bahwa bayi itu bukan anaknya, "Saya menikahinya dengan cinta yang besar, tetapi kami mulai bertengkar setelah istri saya melahirkan anak pertama kami." ujar Jian yang awalnya menduga sang istri berselingkuh. Karena kelahiran anak yang buruk rupa itu, ia menceraikan isterinya, bahkan mengadukan isteri ke pengadilan.
Terlepas dari kontroversi tindakan Feng yang menceraikan dan mengadukan isterinya ke pengadilan, hendaknya kita bisa mengambil hikmah dari kejadian tersebut. Hendaknya pernikahan disertai dengan niatan yang kuat, dilandasi dengan motivasi ibadah, dilakukan dengan sepenuh kesadaran dan tanggung jawab




