Tapi bagaimana jika apa yang telah dipersiapkan itu mendadak dibatalkan di waktu-waktu terakhir pernikahan tersebut?
Rupanya hal inilah yang tengah dialami oleh seorang gadis yang bernama Angela Tan. Pasalnya gadis yang berasal dari Sydney, Australia ini telah membatalkan pernikahannya dengan sang kekasih 3 bulan sebelum hari pernikahan yang telah ditentukan.
Keputusan untuk membatalkan pernikahan itu karena terjadi ketidak cocokan diantara keduanya,
“Dia (suami) ingin segera punya anak, sedangkan aku tidak. Aku ingin travelling dulu, dan dia ingin menabung. Dia ingin bekerja kembali di Asia, sedangkan aku tidak. Tapi sebenarnya aku tidak serta merta memutuskan demikian karena aku telah mendiskusikannya terlebih dahulu dengan calon suamiku itu. Namun karena kami tidak menemukan titik temu akhirnya kami berdua memutuskan untuk berpisah pada Natal tahun 2016 kemarin. “ ujar Angela.
Akhirnya setelah keduanya gagal untuk menikah, uang yang telah dikumpulkan hingga Rp. 560 juta yang sekiranya akan digunakan untuk biaya pernikahannya itu dimanfaatkan oleh Angela.
Bersama dengan temannya yang bernama Bec Badcock, Angela menggunakan uang itu untuk menyelenggarakan acara amal dan mengumpulkan dana bagi Opportunity International Australia.
“Ini merupakan organisasi yang bergerak dalam meminjamkan modal bisnis untuk para perempuan yang ada di negara berkembang. Aku harap dengan membantu orang lain akan membuat uang tersebut menjadi semakin berharga,” tutupnya.




