Dan berikut penjelasan sang ayah dari bocah tersebut,” Seorang guru mengirimkanku foto dan menceritakan bahwa anakku dihukum oleh gurunya dengan cara menutup matanya dan mengikat kedua tangannya. Kami rasa ada murid lain yang dipukuli tapi kami tidak memiliki fotonya. Hal ini disebabkan hanya karena anak-anak kami tidak sengaja merobek kertas. Guru lain yang menemukan kejadian ini mengatakan bahwa anak-anak menangis dan berteriak memilukan. Rupanya guru yang menghukum anak-anak ini melakukan pengancaman. Sementara anak-anak yang lain tidak bisa melakukan apapun.”
Rupanya Kepala Sekolah malah membela tindakan yang telah dilakukan oleh gurunya tersebut, “Hukuman itu diberikan dengan tujuan untuk memberikan konsentrasi sang murid,” ujarnya.
Tapi aksi seorang guru yang kelewat batas ini akhirnya dilaporkan ke pihak yang berwajib dan sang guru yang telah melakukan aksi kejam ini akhirnya diharuskan membayar Rp. 3 juta sebagai bentuk kompensasi atas perbuatan yang telah dilakukannya itu.
Bagaimana Menurut Kalian?




