Seperti yang dialami oleh orangtua dari bayi perempuan malang ini. Sang ibu meninggalkan bayinya bermain dengan telepon genggam yang sedang di-charger di dalam boks tidurnya.
Saat kembali, ia menemukan buah hatinya sudah tidak bergerak. Bayinya tergeletak tak bernapas di samping kabel charger yang robek, dan terdapat luka bakar pada lengan kirinya.
Si ibu langsung membungkusnya dengan selimut lalu melarikannya ke rumah sakit, namun sayangnya semuanya sudah terlambat, bayi kecilnya sudah tiada.
Kematian bayi membuktikan charger HP bisa berbahaya
Kejadian tragis ini kemudian menjadi peringatan bagi semua orangtua. Terutama yang sering membiarkan anak bermain dengan gadget.
Setelah dokter mengonfirmasi kematian bayi disebabkan karena tersetrum charger HP, salahsatu suster yang menangani mengunggah foto tangan bayi malang tersebut di sosial media.
bayi tersetrum charger hp
Lengan bayi yang tewas tersetrum charger HP. Sumber: The Mirror.
Foto tersebut dengan cepat menjadi viral. Seorang suster yang tidak mau disebutkan namanya, memberikan penjelasan akan bahayanya membiarkan bayi bermain dengan gadget yang baterainya sedang diisi ulang.
"Jangan meninggalkan bayi Anda dengan kabel charger tanpa pengawasan," tulisnya seperti dilansir lifedaily.com.
Suster tersebut mengatakan si bayi diduga menggigit-gigit kabel hingga robek dan terbuka. Menyebabkan aliran listrik yang terhubung menyetrumnya hingga tewas.
Ia juga menegaskan kepada para orangtua agar memilih mainan yang aman untuk anak-anak mereka. Karena tak sedikit kasus kematian bayi disebabkan oleh benda-benda yang jadi mainannya.
Meskipun gadget bisa membuat anak tenang, "yang terbaik bagi perkembangan bayi Anda adalah mainan yang berbentuk fisik (bukan di dalam layar)," terangnya.
Tidak hanya charger, pastikan segala perangkat rumah tangga yang terhubung dengan listrik selalu jauh dari jangkauan buah hati kita ya, Parents!




